
TEMPEL – Ada yang berbeda dengan suasana lapangan basket SMP Negeri 4 Tempel pada Jum’at pagi, 22 Mei 2026. Ratusan siswa, guru, beserta karyawan berkumpul bersama dengan membawa kotak makan (tumbler dan lunch box) warna-warni dari rumah. Bukan sekadar piknik biasa, ini adalah aksi nyata warga sekolah dalam Kampanye Penggunaan Alat Makan Reusable (Dapat Digunakan Kembali).
Kegiatan yang dimulai setelah kegiatan pembiasaan pagi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan serta mengurangi produksi sampah plastik sekali pakai di lingkungan sekolah.
Acara inti dari kampanye ini adalah makan bersama yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Lapangan basket yang biasanya riuh dengan suara pantulan bola, berubah menjadi hamparan kebersamaan yang hangat.
Kepala SMP Negeri 4 Tempel dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas antusiasme seluruh warga sekolah.
“Langkah kecil membawa wadah makan dan botol minum sendiri dari rumah adalah investasi besar untuk masa depan bumi. Kita ingin lingkungan SMP Negeri 4 Tempel menjadi pelopor sekolah yang bersih, sehat, dan bebas dari kepungan sampah plastik sekali pakai,” ujarnya.
Siswa-siswi tampak asyik menikmati bekal mereka masing-masing, saling berbagi lauk, sembari bercengkerama dengan para guru dan karyawan. Tidak ada kantong plastik, sterofoam, ataupun botol air kemasan sekali pakai yang terlihat di area kegiatan. Semuanya berkomitmen menggunakan alat makan yang bisa dicuci dan digunakan kembali.
Melalui kampanye ini, pihak sekolah menekankan beberapa poin penting kepada para siswa mengenai pentingnya beralih dari alat makan sekali pakai (single-use):
Mengurangi Volume Sampah: Kantong plastik dan sterofoam membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai. Dengan alat makan reusable, kita menghentikan sampah dari sumbernya.
Lebih Sehat dan Higienis: Wadah makan yang dibawa dari rumah terjamin kebersihannya karena dicuci sendiri.
Hemat dan Ekonomis: Mengurangi kebiasaan membeli air minum kemasan yang secara tidak langsung menghemat uang saku siswa.
Kegiatan di lapangan basket ini bukanlah akhir, melainkan sebuah awal. Kampanye ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan baru (new habit) bagi seluruh siswa SMP Negeri 4 Tempel agar selalu membawa alat makan dan minum sendiri setiap hari ke sekolah, termasuk saat jajan di kantin.
Acara ditutup dengan foto bersama dan aksi “Semut” (Sejenak Memungut Sampah) untuk memastikan lapangan basket tetap dalam keadaan bersih seperti semula. Terima kasih kepada seluruh siswa, guru, dan karyawan yang telah mendukung suksesnya gerakan peduli lingkungan ini.
Yuk, teruskan kebiasaan baik ini! Patsamba: Hijau Sekolahku, Lestari Bumiku!